Southeast Asia Climate Change Education Programme
Programme unggulan SEAQIS yang mempromosikan pendidikan lingkungan untuk pembangunan berkelanjutan dan pendidikan perubahan iklim melalui peningkatan kualitas guru se-Asia Tenggara. Dirancang untuk periode 2021–2030 sejalan dengan SEAMES Strategic Plan.
SEA-CEP adalah flagship programme SEAQIS yang berfokus pada dua bidang prioritas: Environmental Education for Sustainable Development (EESD) dan Climate Change Education (CCE). Programme ini dirancang untuk meningkatkan kualitas guru sains dalam mengintegrasikan isu perubahan iklim ke dalam pembelajaran sehari-hari.
Sejak SEAQIS berdiri pada 2009, isu lingkungan dan perubahan iklim telah menjadi bagian dari pelatihan. Pada 2021–2030, SEA-CEP diresmikan sebagai programme strategis jangka panjang yang sejalan dengan SEAMES Strategic Plan dan mendukung pencapaian SDG 4 (Quality Education) dan SDG 13 (Climate Action).
SEA-CEP tidak hanya mentransfer pengetahuan — tapi membangun agen perubahan iklim di antara guru-guru dan siswa se-Asia Tenggara, mendorong mereka untuk berkontribusi nyata pada target global zero net emission.
"A fundamental change is needed in the way we think about education's role in global development, because it has a catalytic impact on the well-being of individuals and the future of our planet."
UNESCO — ESD Learning Objectives
Setiap pilar dirancang untuk saling memperkuat — dari pelatihan guru hingga pembentukan jaringan komunitas iklim.
Dua jalur pelatihan utama untuk guru sains dan tenaga kependidikan:
Menggalang aktor-aktor lingkungan melalui kompetisi dan kemitraan:
Platform berbagi antar aktor lingkungan di seluruh kawasan melalui beragam media:
Pengembangan sumber daya pembelajaran untuk memfasilitasi seluruh aktivitas SEA-CEP:
Penghargaan bergengsi SEAQIS dalam ekosistem SEA-CEP yang mengakui individu dan kelompok yang memberikan kontribusi nyata pada pendidikan lingkungan dan aksi iklim di komunitas mereka.
SEA-CEP mendampingi sekolah-sekolah untuk menjadi Climate Resilience School (CRS) — sekolah yang aktif mengintegrasikan pendidikan iklim dan aksi nyata pro-lingkungan dalam komunitas.
Sekolah CRS mengintegrasikan modul EESD/CCE ke dalam mata pelajaran IPA, IPAS, dan lintas mata pelajaran lainnya sesuai kurikulum nasional masing-masing negara.
Sekolah CRS melibatkan komunitas — orang tua, pemerintah lokal, dan organisasi lingkungan — dalam program aksi nyata untuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Sekolah yang memenuhi kriteria CRS mendapat rekognisi formal dari SEAQIS sebagai bagian dari jaringan Climate Resilience School se-Asia Tenggara.
Daftarkan diri ke training SEA-CEP, nominasikan sekolah Anda sebagai Climate Resilience School, atau bergabung sebagai mitra dalam jaringan EESD/CCE regional.